Hari Ini:

Senin 24 Jul 2017

Jam Buka Toko:

08.00-16.00

Telpon:

085647701900

SMS/Whatsapp:

085647701900

Email:

produkheberal@gmail.com

Pembayaran Melalui

Rek : 136-00-1151790-8
An. Muhammad Abdurrozaq
Rek : 0464224762
An. Muhammad Abdurrozaq
Rek : 0464224762
An. Muhammad Abdurrozaq

Ditemukan Obat Baru yang Dapat Menyembuhkan Penyakit Kulit Melanoma

24 Februari 2017 - Kategori Blog

Ditemukan Obat Baru yang Dapat Menyembuhkan Penyakit Kulit Melanoma

Penyakit kulit melanoma

Memeriksa melanoma. Sumber: Photographee.eu

Peneliti dari Universitas Negeri Michigan telah menemukan senyawa kimia yang berpotensi mengurangi penyebaran sel penyakit kulit melanoma hingga 90 persen.

Senyawa obat yang berupa molekul kecil dihancurkan oleh suatu gen yang memproduksi molekul RNA dalam tumor melanoma. Gen kanker menghancurkan/melemahkan obat dengan cara memproduksi molekul RNA dalam tumor melanoma, sehingga obat tersebut berhenti bekerja menyerang tumor. Aktivitas gen tumor ini dinamakan proses transkripsi kode gen. Hal ini menyebabkan penyakit kulit tumor melanoma menyebar ke bagian kulit lain.

“Ini merupakan tantangan bagi peneliti obat kanker kulit, bagaimana supaya bisa memblokir aktivitas gen tumor melanoma menggunakan mekanisme signaling” kata profesor farmakologi, Richard Neubig. “kami telah menemukan senyawa kimia yang berpotensi mengobati penyakit scleroderma yang mana senyawa ini efektif juga dalam melawan kanker jenis ini.

Apa Itu Scleroderma?

Scleroderma adalah penyakit autoimun langka, namun bisa berakibat fatal. Scleroderma dapat menyebabkan pengerasan jaringan kulit, serta organ-organ seperti paru-paru, jantung dan ginjal. Fibrosis atau penebalan kulit di sekitar scleroderma juga berkontribusi terhadap penyebaran kanker.

Profesor farmakologi Richard Neubig mengatakan, “temuan ini adalah sebuah penemuan awal yang sangat efektif mengobati kanker kulit yang mematikan. Diperkirakan ada sekitar 10.000 orang meninggal setiap tahun karena penyakit ini”.

Apa Itu Penyakit Kulit Melanoma?

“Melanoma adalah bentuk kanker kulit yang paling berbahaya dengan sekitar 76.000 kasus baru per tahun di Amerika Serikat” kata Appleton. Salah satu alasan mengapa penyakit ini bisa berakibat fatal adalah karena penyakit ini dapat menyebar ke seluruh tubuh dengan sangat cepat dan menyerang organ dalam, seperti otak dan paru-paru.

Dari hasil penelitiannya, Neubig dan Appleton menemukan bahwa senyawa yang mampu menghentikan protein atau yang dikenal sebagai faktor transkripsi yang berhubungan Myocardin atau MRTFs, bermula dari proses transkripsi gen di dalam sel melanoma. Protein pemicu awalnya diaktifkan oleh protein lain yang disebut RhoC (Ras homologi C) yang ditemukan di jalur sinyal yang dapat menyebabkan penyakit ini menyebar dalam tubuh secara cepat.

Ditemukan Obat Baru

Senyawa obat yang baru ditemukan mampu mengurangi penyebaran sel melanoma 85 sampai 90 persen. Selain itu juga ditemukan bahwa obat ini mampu mengurangi tumor pada paru-paru tikus yang disuntik dengan sel melanoma manusia.

“Kami menggunakan sel melanoma utuh dalam proses screening inhibitor kami”, kata Neubig. “Hal ini menungkinkan untuk menemukan senyawa mana saja yang mampu memblokir sepanjang jalur RhoC ini”. Efek senyawa obat baru ini mampu mematikan pertumbuhan dan perkembangan sel melanoma secara lebih efektif jika jalur RhoC diaktifkan. Bagi pasien yang masih tahap awal melanoma, dilakukan aktivasi protein MRTF sebagai biomarker untuk menentukan risiko.

Jika penyakit ini diketahui sejak dini, kemungkinan kematiannya hanya 2 persen saja. Namun jika terlambat, angka kematian karena penyakit kulit melanoma bisa menjadi 84 persen.

Mayoritas penderita penyakit kulit melanoma yang meninggal disebabkan karena penyakitnya telah menyebar ke tubuh. Senyawa obat baru yang telah ditemukan ini mampu memblokir penyebaran kanker dan meningkatkan kelangsungan hidup pasien. (Muhammad Abdurrozaq)

Mau perawatan kulit secara alami, pakai sabun collagen raissa beauty


Sumber:

Universitas Negeri Michigan


Jurnal Referensi:

A. J. Haak, K. M. Appleton, E. M. Lisabeth, S. Misek, Y. Ji, S. M. Wade, J. L. Bell, C. E. Rockwell, M. Airik, M. A. Krook, S. D. Larsen, M. E. Verhaegen, E. R. Lawlor, R. R. Neubig. Pharmacological inhibition of Myocardin-related transcription factor pathway blocks lung metastases of RhoC overexpressing melanoma. Molecular Cancer Therapeutics, 2016; DOI: 10.1158/1535-7163.MCT-16-0482

, , , ,