Hari Ini:

Senin 24 Jul 2017

Jam Buka Toko:

08.00-16.00

Telpon:

085647701900

SMS/Whatsapp:

085647701900

Email:

produkheberal@gmail.com

Pembayaran Melalui

Rek : 136-00-1151790-8
An. Muhammad Abdurrozaq
Rek : 0464224762
An. Muhammad Abdurrozaq
Rek : 0464224762
An. Muhammad Abdurrozaq

Nanopartikel ini Mampu Mengobati Kanker Payudara yang Resisten Terhadap Pengobatan

20 Februari 2017 - Kategori Blog

Nanopartikel ini Mampu Mengobati Kanker Payudara yang Resisten Terhadap Pengobatan

Teknologi pengobatan

Gambar sampel nanopartikel RNA. Sumber: Gambar milik University of Cincinnati Academic Health CenterTeknologi

Para peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Cincinnati telah menemukan nanopartikel (partikel berukuran nanometer, sepermiliar meter) RNA multifungsi yang dapat mengatasi resistensi pengobatan kanker payudara, sehingga perawatan terhadap pasien kanker payudara bisa lebih efektif.

Penelitian yang dipimpin oleh Xiaoting Zhang, Ph.D, profesor Jurusan Biologi Kanker Fakultas Kedokteran Universitas Cincinnati, menunjukkan bahwa menggunakan sistem nanodelivery untuk menargetkan kanker payudara HER2-positif dan menghentikan produksi protein MED1 bisa memperlambat pertumbuhan tumor, menghentikan penyebaran kanker dan membuat peka sel-sel kanker terhadap pengobatan tamoxifen.

MED1 adalah protein yang kerap kali diproduksi oleh sel kanker payudara stadium tinggi yang jika dibunuh bisa menghentikan pertumbuhan sel kanker. Kanker payudara HER2-positif menguatkan kode gen protein yang dikenal sebagai human epidermal growth factor receptor 2, yang juga meningkatkan pertumbuhan sel kanker. Dalam banyak kasus, MED1 juga menghasilkan dan menguatkan kode gen protein bersama HER2. MED1 dan HER2 memiliki peran kunci dalam melawan pengobatan anti-estrogen.

Sel kanker payudara biasanya memproduksi reseptor estrogen, untuk menghentikannya dibuatlah obat anti-estrogen yang disebut tamoxifen, obat yang banyak digunakan untuk pengobatan kanker payudara. Setengah dari semua tumor reseptor-positive estrogen tidak responsif atau lambat dalam melawan terapi. Sehingga, kelemahan ini dapat digunakan untuk merancang ide inovatif menangani kanker payudara.

Nanopartikel RNA secara selektif mampu mengikat tumor payudara yang berlebihan memproduksi HER2, menghentikan produksi MED1 dan secara signifikan menurunkan produksi gen yang mengontrol reseptor estrogen. Nanopartikel RNA tidak hanya mengurangi pertumbuhan dan penyebaran tumor kanker payudara yang memproduksi HER2 berlebihan, tetapi juga membuat tidak resisten (tidak tahan) terhadap pengobatan tamoxifen.

Nanopartikel bio-safe ini secara efisien mentarget dan masuk ke dalam tumor yang memproduksi HER2 berlebih. Selain itu, nanopartikel ini juga menurunkan kandungan sel induk kanker tumor payudara bila dikombinasikan dengan pengobatan tamoxifen. Sel-sel kanker induk merupakan sel-sel tumor yang paling berperan dalam penyebaran tumor, kambuh dan resistensi terhadap terapi. Menghilangkan sel-sel ini bisa menjadi strategi pengobatan yang lebih baik bagi pasien kanker payudara. Dikutip dari https://www.healthnews.uc.edu/news/ (Muhammad Abdurrozaq)

, , ,